Warning: session_start(): Trying to destroy uninitialized session in /var/www/html/sisip/class.sesi.php on line 19 Warning: session_start(): Failed to decode session object. Session has been destroyed in /var/www/html/sisip/class.sesi.php on line 19 DPD RI
x
KETUA DPD RI DIBERIKAN GELAR DATUAK RAJO NAN LABIAH

Ketua DPD RI, Irman Gusman diberi kepercayaan mendapat gelar Datuak Rajo Nan Labiah oleh masyarakat Kaum Nagari Guguak Tabek Sarojo Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Pemberian gelar ini dilangsungkan dalam acara perayaan besar atau baralek gadang di lapangan sepak bola Jorong Nagari Guguak Tinggi, Sarojo, Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (27/2).

Sehari sebelumnya Irman mengunjungi rumah dari ibu sepuhnya di Guguak Tinggi, karena sesuai dengan prosesi para datuak harus turun dari rumah ibu masing-masing berawal menuju perhelatan besar tersebut.

Pengukuhan gala datuak kepada 47 tokoh tidak hanya penghargaan bagi yang akan dianugerahkan gelar, tapi sekaligus baralek ini juga momentun kebangkitan masyarakat Sumatera Barat. Di antara tokoh yang dianugerahi gala datuak tersebut diantaranya adalah putra terbaik Sumbar yang sekarang memimpin lembaga tinggi negara, Irman Gusman dan Tifatul Sembiring, Menkominfo dan Guspardi Gaus, Calon Bupati Kabupaten Agam. Irman Gusman menyandang gala pusako tinggi Datuak Rajo Nan Labiah dari Suku Pisang. Sedangkan Tifatul bagala Datuak Tumangguang dari Suku Koto. Datuak atau penghulu di Minangkabau berarti pemimpin. Tanggung jawab datuak atau seorang mamak di Minang dalam pepatah di Minang, “Anak Dipangku, Kemenakan Dibimbing”.

Sesuai acara pengukuhan, Irman Gusman menyatakan “Suatu kebanggaan besar baginya menerima gelar datuak rajo nan labiah atau ibarat datuak dari segala datuak dan karena sudah hampir 1 abad datuak di kaum nagari ini mengalami kekosongan, maka itu pengangkatan datuak ini menjaga agar nilai nilai kebudayaan adat yang sudah ada tidak luntur”.

Menyinggung budaya dan adat Minangkabau, menurut Irman, perlu dilakukan revitalisasi nilai-nilai. Tujuannya, agar budaya dan adat tersebut dapat senantiasa mengantisipasi perkembangan jaman yang bergulir begitu cepat. “Budaya dan adat itu sangat penting dan strategis, karena akan membentuk karakter bangsa. Jangan sampai, nilai-nilainya luntur karena derasnya kemajuan zaman,’’ ungkap Irman.

Prosesi penghelatan ini dihadiri oleh pejabat penting diantaranya Gubernur Sumbar Maralis Rahman, Bupati Agam Aristo Munandar, Komisaris Utama PT. Telkom Tanri abeng serta ratusan tamu penting lainnya.

01 Maret 2010
Kembali
LIVE STREAM