Warning: session_start(): Trying to destroy uninitialized session in /var/www/html/sisip/class.sesi.php on line 19 Warning: session_start(): Failed to decode session object. Session has been destroyed in /var/www/html/sisip/class.sesi.php on line 19 DPD RI
x
BAP DPD RI Sarankan Kerahiman bagi Eks Karyawan Kepada ExxonMobil Indonesia

dpd.go.id

Jakarta, dpd.go.id – Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mengundang ExxonMobil Indonesia dan Pemerintah Daerah Provinsi Aceh dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menindaklanjuti aspirasi Eks karyawan ExxonMobil Indonesia di Aceh Utara terkait tuntutan hak eks karyawan yang belum dibayar perusahaan. RDP dipimpin Novita Anakotta didampingi Ahmad Sadeli Karim Wakil Ketua BAP bersama anggota BAP di Gedung B DPD RI Senayan-Jakarta, Rabu (07/02/2018).

Ghazali Abbas Adan, Senator asal Aceh menyatakan bahwa rapat ini merupakan tindaklanjut aspirasi eks karyawan ExxonMobil Indonesia yang belum menerima uang penghargaan masa kerja dan uang pengganti hak padahal PHK dilakukan sepihak. Kendatipun kewajiban sudah diselesaikan perusahaan dan eks karyawan berada di pihak yang lemah tetapi bagaimanapun eks karyawan pernah berjasa pada perusahaan. Diharapkan perusahaan dapat memberikan kerahiman/kebijakan kepada eks karyawan.

Aryoko Dwinanto, Perwakilan ExxonMobil Indonesia mengklarifikasi bahwa memang benar tahun 2012 sampai dengan 2013 terjadi pengurangan karyawan karena produksi berkurang. Dan untuk hak para pegawai yang di PHK sudah diselesaikan dengan pihak vendor yang merekrut karyawan tersebut, karena kami tidak berhubungan langsung dengan para karyawan tetapi dengan pihak vendor. Berkenaan dengan kerahiman, akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk mempertimbangkannya agar bisa memberi kerahiman kepada eks karyawan ExxonMobil Indonesia.

Membenarkan pernyataan perusahaan, Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Aceh, Putut Rananggono mengemukakan persoalan ExxonMobil Indonesia dengan eks karyawan statusnya sudah selesai pada tahun 2013. Dari segi norma ketenagakerjaan sudah selesai, sedangkan eks karyawan tersebut tidak mempunyai hubungan kerja langsung dengan ExxonMobil Indonesia  melainkan dengan vendor/pihak ketiga dari perusahaan. Mengenai kerahiman adalah kebijakan dari perusahaan.

Pada akhir RDP, Pimpinan BAP DPD RI meminta Perwakilan ExxonMobil Indonesia agar menyampaikan kepada Pimpinan direksi  untuk mempertimbangkan pemberian kompensasi/kerahiman kepada eks karyawan vendor ExxonMobil Indonesia di Aceh Utara. DPD RI mendorong ExxonMobil Indonesia dapat mengakomodir tuntutan eks karyawan melalui vendornya di Kabupaten Aceh Utara dalam bentuk CSR melalui pembentukan kelompok usaha binaan. Jawaban formal dari ExxonMobil Indonesia selambat-lambatnya dikirimkan kepada DPD RI selama 30 hari ke depan. Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melakukan pemantauan tindaklanjut hasil RDP hari ini. (ank)

07 Februari 2018
Kembali
LIVE STREAM