x
BPK RI Menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2012 Kepada DPD RI

dpd.go.id

Jakarta, dpd.go.id - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar sidang paripurna ke -12 di Gedung Nusantara V, Senayan, Jakarta (30/04/13). Sidang dipimpin Wakil Ketua I DPD RI, Laode Ida didampingi Wakil Ketua II DPD RI, GKR. Hemas. Dalam sidang kali ini Ketua DPD RI, Irman Gusman berhalangan memimpin sidang dikarenakan menghadiri Musrembang bersama Presiden SBY. Agenda dalam sidang paripurna ke-12 DPD RI antara lain: 1. Pembukaan Masa Sidang IV Tahun Sidang 2012-2013; 2. Pidato pembukaan Masa Sidang IV DPD RI Tahun Sidang 2012-2013; 3. Penyampaian Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II (Hapsem II) Tahun 2012 dan penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK RI; 4. Laporan kegiatan Anggota DPD RI di daerah pemilihan.
Dalam pidato pembukaan, Laode menyampaikan hal-hal yang menjadi perhatian di masyarakat yaitu, terkait rencana pemerintah dalam menaikkan harga bahan bakar serta permasalahan dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang terjadi di beberapa daerah. "DPD RI telah merekomendasikan untuk menghentikan pelaksanaan UN karena telah menyebabkan pemborosan keuangan negara," ujar Laode.
Terkait penyerahan ikhtisar Hapsem II Tahun 2012, Ketua BPK RI, Hadi Poernomo menyampaikan bahwa BPK memprioritaskan pemeriksaannya pada pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT). "BPK telah memeriksa 709 objek pemeriksaan yang terdiri atas 154 objek pemeriksaan kinerja, 450 objek PDTT, dan 105 objek pemeriksaan keuangan. Hasil pemeriksaan BPK mengungkapkan sebanyak 12.947 kasus senilai Rp. 9,72 triliun. Rekomendasi BPK terhadap kasus-kasus tersebut antara lain berupa penyerahan aset dan atau penyetoran uang ke kas negara," papar Hadi.
Sebelum menutup laporannya, Hadi mengapresiasi dukungan yang diberikan DPD RI melalui alat kelengkapannya yaitu, Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD RI yang telah menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK. "Ke depan, kami mengharapkan agar kerjasama tersebut semakin ditingkatkan untuk perbaikan pengelolaan keuangan negara," jelas Hadi.

30 April 2013
Kembali
LIVE STREAM