Informasi Seputar Kegiatan di DPD RI
AGENDA KEGIATAN
DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA
21 November 2025 oleh admin
Madura, dpd.go.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Senator H. Ahmad Nawardi, melaksanakan fungsi pengawasan secara intensif dengan memantau langsung proses distribusi Bantuan Pangan Pemerintah di empat kabupaten wilayah Madura, Kamis (20/11/2025).
Pemantauan ini berfokus pada alokasi bulan Oktober hingga November 2025, sebuah program strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional.
Senator Nawardi, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite IV DPD RI, menekankan bahwa program ini merupakan langkah mitigasi penting untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas pangan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Perum Bulog Kantor Cabang Madura, total bantuan pangan untuk periode dua bulan ini mencakup 417.462 Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP). Secara kolektif, Bulog menyalurkan total 8.349.240 kilogram (Kg) beras dan 1.669.848 liter minyak goreng. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap dan merata, di mana setiap bulannya (Oktober dan November) untuk seluruh Madura.
Senator Nawardi memastikan rincian penyaluran di setiap kabupaten telah terlaksana dengan baik:
Dalam keterangannya, Senator Nawardi menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Perum Bulog dan seluruh pemerintah daerah yang telah bekerja keras menyukseskan distribusi ini.
"Saya sebagai Anggota DPD RI akan terus mengawasi dan memastikan memastikan bahwa logistik bantuan pangan, khususnya beras dan minyak goreng, tidak hanya tersedia, tetapi juga delivered secara akurat dan tepat waktu. Total 8,3 juta kilogram beras yang tersalurkan membuktikan keseriusan pemerintah dalam menopang kebutuhan dasar rakyat," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa peran aktif masyarakat dan pemerintah daerah dalam melaporkan kendala distribusi adalah kunci sukses program ini.
"Kami memonitor bahwa rencana penyaluran di Madura ini telah berlangsung sejak 18 November 2025 dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 31 November 2025. Ini adalah komitmen kami agar tidak ada satupun keluarga penerima manfaat yang terlewatkan. Program ini harus berlanjut sebagai jaring pengaman sosial yang efektif," tutup Nawardi, seraya berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya.
AGENDA KEGIATAN
DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA